Raja Bahrain Serukan Perdamaian dan Toleransi Beragama

KONCO — MANAMA — Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa telah mengeluarkansebuah deklarasi bernama Deklarasi KerajaanBahrain. Dalam deklarasi tersebut Al-Khalifa menyerukan perdamaian dan toleransi beragama di seluruh dunia. “Kami percaya bahwa ketidaktahuan adalah musuh damai dan bahwa iman yang benar menerangi jalan menuju kedamaian. Untuk alasan ini, kami memutuskannuntuk membuat Deklarasi Kerajaan Bahrain, menyerukan toleransi […]

Ketua MPR, Zulkifli Hasan

Ketua MPR: Tragedi Rohingya Bukan Masalah Agama

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, mengajak masyarakat harus bersatu mendukung pemerintah untuk mengupayakan konflik yang terjadi soal Rohingya dapat diselesaikan. “Rohingya itu kita dukung pemerintah bersatu padu. Jangan ada ribut-ributlah. Ini bukan soal agama, tapi ini kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata Zulkifli di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 9 September 2017. Ia pun mengutuk keras tragedi Rohingya […]

Jalan Merah Radikal Dunia Maya

Konco Damai-Perkembangan penyebaran paham radikal ternyata berbanding lurus dengan perkembangan dunia teknologi informasi. Terbukti, konten-konten yang ada di dalam website dan media online negatif tersebut  cenderung berisi pemberitaan SARA, propaganda, paham radikal, dan ujaran kebencian “website-website radikal tersebut, sebagian sudah kami blokir. Kami dapat masukan dari BNPT” ungkap Henri Subiakto, Staf Ahli Bidang Hukum Kemenkominfo. Henri menjelaskan modus […]

Damainya Padang dari Kacamata Sejarah

Konco Damai- Ranah Minang dengan falsafahnya “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” terkenal religius. Sebagai ibu kota propinsi Kota Padang dan kota pelabuhan wilayah ini dihuni oleh beragam etnis sejak dahulu, sejarahnya bisa dilihat sejak masa penjajahan Belanda Sampai di masa awal kemerdekaan dan setelah kemerdekaan seperti saat ini. Etnis Minang menjadi mayoritas diantaranya, Tionghoa, Nias, Mentawai […]

Jalan Murtad Minangkabau

Konco Damai, –Dalam petatah-petitih Minangkabau, orang minang diibaratkan bagai kucing. Kucing itu binatang lihai, warnanya kuning berkehendak kemenangan, klop dengan phrase “taimpik ndak diateh, takuruang ndak dilua” (terhimpit hendak diatas, terkurung hendak diuar). Darah bargaining kental sekali dalam darah anak minang, deal-dea-lnya harus jelas, cupak jo gantang (untung, rugi), walaupun selalu dalam lingkup pragmatis “lamak diawak, katuju diurang”(enak […]